Langsung ke konten utama

Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu


Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Itulah penggalan lagu, yang menyiratkan betapa tulusnya perjuangan seorang ibu kepada kita anak-anaknya.

Mama Margareta Manhitu merupakan ibunda dari, seorang Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymunduz Sau Fernandez.

Meski memiliki 4 anak yang sukses seperti menjadi Bupati dan Guru, ia tetap berjualan dan berladang. Bahkan sang ibunda tetap memberikan yang saku, kepada anak-anaknya yang sudah sukses. Awalnya anak-anaknya menolak, namun malah dimarahi sang bunda , karena ia merasa itu adalah kewajiban sebagai orang tua. Margareta akan tetap melakukan rutinitas tersebut, hingga ia tak mampu lagi bekerja.

Lalu berapa banyak ibu, yang bisa melakukan seperti Mamah Margareta saat ini ??
Yang selalu merasa cukup, dengan penghasilan berjualan sayuran yang hanya berkisar 500rb perbulan ??? Yang sampai saat ini selalu menolak, uang pemberian keempat anaknya.
Yang selalu tanpa henti memberikan pesan tegas, kepada sang anak, bahwa seorang Bupati adalah pelayan masyarakat, dan bukan pelayan keluarga, apalagi untuk memperkaya keluarganya.

Ternyata Kasih Ibu Sepanjang Masa, menjadi kisah nyata, yang benar terjadi di era yang sudah modern ini.

Yang membedakan kita dan orang lain, hanyalah cara berfikir untuk tidak menyusahkan, seandainya kita belum bisa membahagiakan.
(Firmansyah Mawero)

Salam Restorasi🖐😇🇲🇨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nilai Rupiah Terhadap Dollar

Currency against US Dollar, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Venezuela: -2,000,000% Sudan: -168% Turkey: -67% Argentina: -65% Angola: -57% Iran: -30% Brazil: -21% Ethiopia: -18% Pakistan: -17% Russia: -13% Sweden: -12% Tunisia: -11% Nicaragua: -8% Indonesia: -8% Myanmar: -8% Haiti: -8% India: -7.4% Yang bilang Rupiah hancur adalah mereka yang pura2 bodoh atau bodoh beneran. Semua data bisa di cari di Internet. Kalau pendapat saya sih pura2 bodoh dalam rangka membodohi masyarakat awam #2109jokowitetappresiden #bersihmerakyatkerjanyata #indonesiasiapbersaingdileveldunia #kotabekasikeren #mustikajayakeren #cimuningkeren #pedurenankeren #mustikasarikeren #bantargebangkeren #ciketingudikkeren #cikiwulkeren #sumurbatukeren #rawalumbukeren #bojongmentengkeren #bojongrawalumbukeren #sepanjangjayakeren #pengasinankeren #nasdemantimahar #nasdempeloporgerakanperubahan #politiktanpamahar #nasdemustikabara #firmanasdemustika #firmanasdemawero Salam Re...

NASDEM : Politik Tanpa Mahar

Partai NasDem membulatkan tekad politik tanpa mahar. Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengungkap, NasDem sejatinya bisa meraup pemasukan besar sejak mengikuti pilkada beberapa waktu terakhir jika menerapkan mahar politik.  "Tiga kali pilkada (yang diikuti) potensi pemasukan keuanganya itu perlu saudara-saudara ketahui, tidak kurang dari Rp1 triliun," kata Surya Paloh dalam konsolidasi kader NasDem se-Jawa Barat di Bandung, Jabar, Minggu 4 Maret 2018. Kalau mau, kata Surya, NasDem bisa saja tak menolak duit itu. Apalagi, ongkos sebagai partai politik, tidak sedikit. "Rp1 triliun ditolak oleh partai ini? Partai baru ini? Mungkin kalau kita sumbangkan untuk paslon Jabar ini, pasti menang ini," ujarnya. Surya Paloh juga mengungkapkan, ketika Pemilu 2014, NasDem menolak uang Rp57 miliar uang kebutuhan saksi yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana yang disiapkan KPU dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) itu sejatinya untuk membiayai keperluan s...