Langsung ke konten utama

Postingan

Rezim Suharto Bantai Ratusan Ulama

(Foto: istimewa) Ini yang terjadi pada tanggal 12 September 1984 yang silam. Peristiwa saat itu dikenal sebagai peristiwa pembantaian Tanjung Priok yang menewaskan kurang lebih 400 massa umat Islam dan para Ulama, Ustadz dan Habaib melalui moncong senjata militer Orba saat itu. Para Ulama, Ustads, dan Habaib dan ratusan umat Islam tewas bergelimpangan meregang nyawa dengan mata melotot dan mulut menganga diterjang timah panas dari senapan otomatis tentara Orde Baru. Pertumpahan darah tersebut berawal dari Abdul Qadir Djaelani, seorang Ulama garis keras sekaligus tokoh masyarakat di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Abdul Qadir Djaelani ini juga adalah Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) saat itu. Abdul Qadir Djaelani adalah Ulama garis keras yang kerap menyampaikan ceramah yang dituding pemerintah Orde Baru menolak Pancasila, provokatif dan berpotensi mengancam stabilitas nasional. Dari situlah kejadian berdarah itu bermula. Abdul Qadir Djaelani dan beberapa...
Postingan terbaru

Bekasi Purba Neolitikum

Bekasi - Dari sisi antropologi-fisik, budaya Bekasi telah terbentuk sejak jaman batu muda (neolitikum). Munculnya situs-situs akeologi di sepanjang pantai utara Jawa Barat tentunya tidak akan terlepas dari perkembangan garis pantai. Penelitian geologi terhadap sejarah perkembangan garis pantai utara Jakarta dan sekitarnya, telah memperoleh data adanya perubahan muka laut, yang menyebabkan terjadinya pergeseran garis pantai yang semakin maju ke arah utara. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka paling tidak telah terjadi empat fase perubahan garis pantai. Fase pertama, 40.000 tahun silam (pada masa plestosen awal) muka laut berada pada ketinggian 25-35 meter dari permukaan laut sekarang, sehingga garis pantai berada pada daerah-daerah yang sekarang pada ketinggian antara 25-35 dari permukaan laut sekarang yaitu panjang daerah-daerah bagian selatan Tangerang. Pasar minggu dan sebagian selatan Cikunis. Fase Kedua, sekitar 4.500 tahun yang lalu (pada masa neolitik) muka la...

Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu

Kasih ibu kepada beta Tak terhingga sepanjang masa Hanya memberi tak harap kembali Bagai sang surya menyinari dunia Itulah penggalan lagu, yang menyiratkan betapa tulusnya perjuangan seorang ibu kepada kita anak-anaknya. Mama Margareta Manhitu merupakan ibunda dari, seorang Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymunduz Sau Fernandez. Meski memiliki 4 anak yang sukses seperti menjadi Bupati dan Guru, ia tetap berjualan dan berladang. Bahkan sang ibunda tetap memberikan yang saku, kepada anak-anaknya yang sudah sukses. Awalnya anak-anaknya menolak, namun malah dimarahi sang bunda , karena ia merasa itu adalah kewajiban sebagai orang tua. Margareta akan tetap melakukan rutinitas tersebut, hingga ia tak mampu lagi bekerja. Lalu berapa banyak ibu, yang bisa melakukan seperti Mamah Margareta saat ini ?? Yang selalu merasa cukup, dengan penghasilan berjualan sayuran yang hanya berkisar 500rb perbulan ??? Yang sampai saat ini selalu menolak,...

Pertama yang Berkunjung ke Asmat

Kambepit adalah nama Panglima Perang Asmat, yang berasal dari rumpun Bismania. Bagi suku Asmat, Panglima Perang Kambepit adalah pemimpin pemberani dan visioner. Yang memimpin Suku Asmat memasuki era perubahan dimana, masyarakat Suku Asmat mengenal peradaban modern seperti sekarang ini. Menurut Ketua LMAA, Presiden Jokowo yang diangkat menjadi Panglima Kambepit, karena masyarakat Asmat menginginkan agar Presiden bisa menjadi Panglima Kambepit dimasa kini, yang memimpin mereka menuju era perubahan dan masa depan yang lebih baik.  Seperti diketahui, Presiden Jokowi adalah Presiden RI pertama, yang menginjakkan kaki di Kabupaten Asmat. #merekaadalahkitakitaadalahmereka #papuaserpihansurgayangjatuhkebumi

Sehat Bersama NasDem

Lomba Senam Poco-poco memperingati HUT NasDem ke-7 #senamsehatbersamanasdem #satuuntukindonesialimapondasibangsa #pahlawankumembanggakanku #hilangkanbudayapolitikuang #bangsakitabukanmentalpengemis #kitagenerasirasionalbukanhoaxer #sumpahpemudabukansampahpemuda #yangmudayangmendunia #wintersnowiscoming #inibangsabukaninfotainment #generasimudaadalahpenerusbangsa #kotabekasiharusbebaskorupsi #2019kitatetapbersaudara #kerjakitaprestasibangsa #bersihmerakyatkerjanyata #indonesiasiapbersaingdileveldunia #kotabekasikeren #mustikajayakeren #cimuningkeren #pedurenankeren #mustikasarikeren #bantargebangkeren #ciketingudikkeren #cikiwulkeren #sumurbatukeren #rawalumbukeren #bojongmentengkeren #bojongrawalumbukeren #sepanjangjayakeren #pengasinankeren #nasdemantimahar #nasdemeloporgerakanerubahan #politiktanpamahar #nasdemustikabars #firmanasdemustika #firmanasdemawero Salam Restorasi🖐😇🇲🇨

Generasi Muda Penentu Bangsa

~ Indonesia diambang bonus demografi, Saat usia produktif akan menguasai populasi ~ Sangat penting para pemimpin yang berjiwa kreatif, Pengambil keputusan yang progresif ~ Terlalu lama republik dikuasai pikiran lawas, Yang sibuk menghidupkan hantu-hantu buas ~ Saatnya angkatan muda ikut aktif menyortir, Agar para kandidat miskin ide bisa diafkir ~ Menolak janji-janji yang tidak masuk akal, Menampik sosok yang hanya bisa membual ~ Buktikan bahwa pemuda bukan barisan pasif, Bukan generasi yang hanya menyimak dengan naif ~Kita adalah penentu masa depan republik, Jangan sudi diadu domba kepentingan yang picik ~ Marilah aktif berfikir dan bersuara, Karena politik adalah urusan kita semua #satuuntukindonesialimapondasibangsa #pahlawankumembanggakanku #hilangkanbudayapolitikuang #bangsakitabukanmentalpengemis #kitagenerasirasionalbukanhoaxer #sumpahpemudabukansampahpemuda #yangmudayangmendunia #wintersnowiscoming #inibangsabukani...

Tank Boat Pertama Di Dunia

Tank boat ini merupakan yang pertama di dunia. Memiliki panjang 18 meter dengan tenaga penggerak menggunakan mesin diesel, dan mampu melaju hingga 50 knot dari perairan dangkal hingga ke laut lepas. Alat tempur di air ini juga dibekali senjata Remote Control Weapon System (RCES) dengan kaliber 7,62 mm dengan sistem navigasi canggih. ============================================ PT Pindad (Persero) bekerja sama dengan perusahaan lokal PT Lundin Industry Invest dan CMI Defence asal Belgia baru saja berhasil mengembangkan sebuah tank boat yang diberi nama Antasena, yang diambil dari nama tokoh mitologi pewayangan yang mampu menyelam di dalam air, yang juga untuk menggambarkan kondisi dan tantangan geografis Indonesia yang memiliki ribuan pulau dan perairan. Tentu sangat membanggakan Indonesia mampu membuat tank boat berkualitas dunia hingga mulai dipesan negara lain, termasuk negara besar seperti Rusia. Ini menandakan produk alat pertahanan dari Indonesia dapat menyamai produk negara...